Aesthetic Insight

Protect Your Skin from Cancer

28 May 2018
Cegah kanker kulit melanoma

     Selama ini mungkin banyak yang mengetahui apabila kulit terkena sinar matahari terlalu lama di siang hari efeknya hanya membuat kulit lebih gelap saja. Tapi sebenarnya masih ada bahaya lain yang mengintai, yaitu kanker kulit.

     Belakangan nama menantu Hatta Rajasa, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu II, Adara Taista menjadi perbincangan para netizen. Istri dari Rasyid Rajasa ini meninggal karena kanker kulit melanoma yang dideritanya sejak tahun 2017. Melanoma adalah sel kanker yang menyerang sel melanosit, yaitu sel pemberi warna kulit coklat atau kehitaman. Termasuk paling ganas karena mudah menyebar ke berbagai organ tubuh lain seperti otak dan liver. Semakin dalam lokasi melanoma semakin mudah untuk terjadi penyebaran ke organ tubuh lainnya.

      Radiasi sinar UV terutama UV B yang terdapat di sinar matahari khususnya antara pukul 10.00-16.00 adalah faktor resiko terjadinya kanker kulit termasuk melanoma. Ada pula faktor riwayat keluarga namun jarang terjadi di Indonesia.

      Melanoma dapat dikenali dari gejalanya, seperti:

  • Bentuk tahi lalat tidak biasa
  • Tahi lalat bertambah besar
  • Perubahan warna tahi lalat
  • Tahi lalat rusak atau berdarah
  • Pembengkakan kelenjar
  • Sesak nafas
  • Sakit kepala
  • Nyeri tulang (ketika melanoma menyebar ke tulang)
  • Masalah penglihatan (ketika melanoma menyebar ke otak)

       Di Indonesia sendiri jumlah kasus kanker kulit memang tidak sebanyak di luar negeri tetapi hal ini bukan berarti bisa diremehkan. Jumlah penderita melanoma di Asia terbilang sedikit, tetapi tingkat kematiannya justru tinggi. Mengapa ini bisa terjadi? Karena minimnya angka kejadian melanoma di Asia, edukasi tentang kanker kulit ini pun minim. Sehingga orang-orang menjadi kurang aware dengan melanoma. Kebanyakan kasus melanoma baru terdeteksi pada stadium lanjut saat sel kanker sudah mulai menyebar ke organ lain. Selain itu, pilihan cara untuk pengobatan melanoma juga masih sedikit.

       Oleh karena itu pengetahuan dan kesadaran sejak dini dapat membuat kita terhindar dari bahaya tersebut. Jika akan beraktivitas di luar dimana akan cukup banyak terkena sinar matahari siang, menggunakan tabir surya sebelum mulai beraktivitas menjadi cara pencegahan paling sederhana.

Ketahui Langkah Mudah Melindungi Kulit

      Sebenarnya, sekalipun tidak berada di ruangan terbuka, sinar matahari yang mengandung UV A dan UV B tetap dapat menembus permukaan kulit. Sinar matahari dapat menembus dan memantul, sehingga biarpun berada di dalam mobil atau di dalam ruangan, kulit tetap dapat terpapar sinar UV. UV A menyebabkan penggelapan warna kulit, sinar UV B menyebabkan kulit terbakar, dan keduanya meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit. Mari cegah risiko terjadinya melanoma dengan cara-cara berikut ini:

  • Gunakan produk tabir surya setiap hari, terutama 30 menit sebelum berada di luar ruangan.
  • Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30. Semakin rendah angka SPF, kita harus semakin sering mengoleskan kembali tabir surya ke kulit kita.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung, terutama saat puncak kekuatan sinar UV antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.
  • Gunakan pakaian berlengan panjang, celana panjang, topi lebar dan kaca mata hitam untuk melindungi kulit dari paparan langsung sinar matahari.
  • Gunakan film pelindung UV untuk kaca mobil dan kaca jendela bangunan.
  • Lakukan pemeriksaan kulit atau konsultasikan dengan dokter


Mau Free TDF PA+++ UVA/UVB SPF50+ Sunscreen? Cari Tahu Caranya Disini!




Academy | Career | Privacy Policy | Legal

Miracle Aesthetic Clinic © 2018 All Rights Reserved